7 Makanan Daerah Ketika Perayaan Maulid Nabi Muhammad yang Unik

Maulid Nabi yaitu hari lahirnnya Nabi Muhammad SAW jatuh pada tanggal 12 Robiul Awal dan setiap tahun diperingati semua umat muslim dengan melantunkan sholawat bersama. Setiap daerah mempunyai sajian makanan yang berbeda untuk merayakan Maulid Nabi, berikut thehasanvideo.com rangkum makanan yang biasa disajikan ketika Mauild Nabi.

1. Aneka Buah-buahan

Gambar : superapp.id

Tradisi di Indonesia selain membawa makanan, ketika merayakan Maulid Nabi biasanya juga membawa buah-buahan kemudian dibagikan kepada jamaah yang hadir di masjid atau musholla. Membawa buah-buahan karena mensyukuri atas nikmat Allah yang sudah memberikan hasil bumi untuk makhluk hidup di dunia.

2. Ampyang Maulid

Gambar : www.patinews.com

Ampyang Maulid merupakan tradisi masyarakat Kudus untuk merayakan Maulid Nabi. Nasi yang dikepal dan dibungkus jati, lauknya berupa telur, daging kerbau, ikan bandeng dibungkus dengan daun pisang. Kumpulan nasi kepal, lauk dan kerupuk diletakkan di atas tandu yang dinamakan Ampyang Maulid. Biasanya Ampyang Maulid dikarak, kemudian dibagikan kepada warga sekitar.

3. Nasi Ulam Sari

Gambar : pacitanku.com

Tradisi masyarakat Pacitan ketika merayakan Maulid Nabi dengan membawa nasi uduk dan ayam kampung panggang yang dinamakan Nasi Ulam Sari, kemudian dibawa ke masjid maupun musholla untuk dimakan bersama. Tujuan dari membawa Nasi Ulam Sari untuk dijauhkan dari mara bahaya dan selalu diberkahi Allah SWT dalam setiap langkahnya.

4. Kuah Beulangong

Gambar : bandaacehtourism.com

Masyarakat Aceh memasak Kuah Beulangong yang merupakan makanan peninggalan kerajaan di Aceh untuk memperingati Mauild Nabi. Uniknya yang boleh memasak hanya kaum laki-laki dan dimasak serta dimakan bersama-sama warga sekitar. Bahan yang digunakan daging sapi dan nangka muda kemudian dibumbui rempah khas Aceh, lezat sekali rasanya.

5. Sumpil

Gambar : upload.wikimedia.org

Sumpil merupakan makanan dari Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah untuk memperingati Maulid Nabi. Biasanya masyarakat Kaliwungu ada tradisi saling mengirim makanan Sumpil ke tetangga maupun saudara. Sumpil terbuat dari beras dibungkus berbentuk limas segitiga dengan daun bambu. Sumpil disajikan dengan sambal kelapa enak sekali.

6. Kue Kolombengi dan Wapili

Gambar : petualang.travelingyuk.com

Masyarakat Gorontalo membuat Kue Kolombengi dan Wapili untuk menghias tolangga atau usungan dalam memperingati Maulid Nabi. Tolangga terbuat dari kayu yang dibentuk seperti menara, Kue Kolombengi dibuat beberapa hari lalu sebelum perayaan Maulid Nabi dan Wapii dibuat ketika mendekati perayaan Maulid Nabi. Tolangga yang penuh berisi Kue Kolombengi dan Wapili dibawa ke masjid atau musholla, lalu saling dibagikan dan dimakan bersama-sama.

7. Endog-endogan

Gambar : cdn.medcom.id

Endog dari bahasa Jawa yang artinya telur, tradisi Endog-endogan di Banyuwangi, Jawa Timur diadakan setiap memperingati Maulid Nabi. Setiap warga membawa telur rebus yang dibungkus dengan kertas warna-warni dan dibentuk menyerupai bunga. Kemudian beberapa telur yang sudah di hias dan diberi batang berupa lidi atau bambu kecil ditancapkan ke jodang atau pohon pisang. Endog-endogan dikarak keliling kampung dengan dinaikkan becak, lalu dibawa ke masjid atau musholla untuk dimakan bersama-sama setelah acara Maulid Nabi selesai.

Berbagai daerah mempunyai cara sendiri untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di daerah Kalian tradisinya bagaimana? Tulis di kolom komentar di bawah ini ya.

Share it!

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x

Register

Lost Password

Jangan disalin. Jika ingin menyalin teks ini, hubungi kontak kami.