Ide Usaha : Lapis Tenun Merah Putih

  • Yield: 42 sampai dengan 44 potong
Watch Video
Loading...
(5 / 5)

Tampilan Kue Lapis Tenun Merah putih yang cantik, bisa sekali untuk Kalian jadikan ide usaha atau sebagai hantaran pernikahan. Teksturnya sangat lembut, lentur dan kesat. Sesuai dengan tampilannya yang cantik dan mulus, rasanyapun juga enak. Sempurna. Resep dari thehasanvideo.com sudah tertulis jelas sehingga Kalian tidak harus takut gagal, selamat mencoba.

Share it!

Bahan-bahan :

  • Bahan Larutan Santan :
  • Bahan Lain :

Cara Membuat :

  • Langkah 1 : Larutan Santan :

    Siapkan panci, masukkan gula pasir, daun pandan, larutan santan, garam halus. Masak dengan menggunakan api sedang sambil terus aduk-aduk sampai mendidih. Lanjut masak setelah mendidih dengan menggunakan kecil sambil aduk-aduk supaya tidak gosong dan tidak mudah pecah. Waktu memasaknya sekitar 40 menit supaya santannya tanak sehingga hasil Lapis Tenun tidak mudah basi, lalu matikan api kompor dan diamkan sampai santan dingin.

  • Langkah 2 :

    Masukkan tepung terigu di dalam wadah terpisah, tambahkan tepung kanji, larutan santan secara bertahap. Sambil aduk-aduk sampai tercampur rata dan adonan halus serta tidak bergerindil. Saring adonan supaya hasil adonan halus sempurna dan tidak menggumpal.

  • Langkah 3 :

    Pastikan berat adonannya tidak kurang dari 2500 g, tambahkan dengan secukupnya air matang atau air galon apabila masih kurang. Tambahkan air matang sampai berat totalnya menjadi genap 2500 g. Tambahkan larutan air kapur sirih supaya hasil lapis bisa lebih kesat, aduk sampai tercampur rata.

  • Langkah 4 :

    Bagi adonan menjadi 2 bagian, adonan putih beratnya 1570 g sedangkan adonan merah beratnya 930 g. Warnai adonan dengan berat 930 g menggunakan warna merah cabe, tambahkan pewarna merah tua supaya lebih pekat dan aduk rata. Ambil 290 g dari adonan merah untuk membuat adonan motif sedangkan sisanya dengan berat 640 g gunakan untuk adonan dasar.

  • Langkah 5 :

    Tambahkan 45 g (sekitar 3 sdm) tepung kanji ke dalam adonan motif supaya tidak mudah meleber, aduk rata. Letakkan adonan motif ke dalam botol bermulut runcing dengan ukuran sesuai selera. Sisihkan.

  • Langkah 6 :

    Adonan putih untuk adonan dasar dan pembatas. Tambahkan pewarna putih Opaque bubuk atau perisa Lychee warna putih, aduk rata.

  • Langkah 7 :

    Panaskan kukusan. Siapkan loyang kotak dengan ukuran 18x18 cm dan tinggi 7 cm, oles dengan secukupnya minyak goreng sampai rata. Oleskan tipis-tipis supaya tidak merusak layer kue lapis tenun ketika proses mengukus.

  • Langkah 8 :

    Tempatkan loyang ke dalam kukusan yang sudah panas, thehasanvideo.com menggambar pola motif tenun. Total lapisannya ada 25 layer atau 25 kali penuangan adonan. Urutkan proses penuangan adonan satu persatu secara jelas, supaya lebih mudah untuk mengecek dan hasilnya bisa persisi serta tidak mudah gagal.

  • Langkah 9 :

    Pertama buat freme lapis tenun dengan cara menuangkan adonan dasar warna merah sebanyak 100 g, tutup dan kukus dengan api sedang selama 5 menit. Coret gambaran lapis tenun layer pertama di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 10 :

    Tuangkan adonan dasar warna putih 160 g di layer kedua, lalu kukus selama 5 menit. Coret gambaran lapis tenun layer ke 2 di kertas setelah menuang adonan. Tuangkan adonan dasar warna merah 160 g di layer ketiga, lalu kukus selama 5 menit atau sampai mengeras. Coret gambaran lapis tenun layer ke 3 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 11 :

    Tuangkan adonan pembatas warna putih 125 g di layer keempat, lalu kukus selama 5 menit atau sampai mengeras. Coret gambaran lapis tenun layer ke 4 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 12 :

    Layer kelima motif lapis tenun, thehasanvideo.com menggunakan semacam kartu yang terbuat dari kertas. Kemudian bungkus dan isolasi dengan lebar 6 cm supaya mudah mencetaknya. 1 loyang bagi menjadi 3 bagian sama lebar, 6 cm, 6 cm, 6 cm sehingga total 18 cm. Tandai dengan cara menekan menggunakan kartu, total ada 3 bagian. 1 bagian ada di sisi kiri dari badan Bunda Hasan (lihat video), 1 bagian lagi di tengah dan bagian ketiga di sisi kanan.

  • Langkah 13 :

    Tuangkan adonan motif merah di layer kelima, mulai dari garis sisi paling kanan dari badan Bunda Hasan (lihat video). Tuangkan adonan dengan cara geser ke arah kanan dari garis yang Kalian buat. Kemudian tuangkan juga di garis sisi kiri. Garis adonan motif merah dengan cara geser ke arah kiri dari garis yang Kalian buat. Gariskan juga motif merah tepat di tengah, motif lapisan layer yang ke-5 hanya ada 3 garis. Kukus sekitar 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 5 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 14 :

    Timpa 125 g adonan putih sebagai pembatas di layer ke 6, ratakan. Kukus selama 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 6 di kertas setelah menuang adonan. Hasilnya setelah mengeras, motif sebelumnya masih bisa terlihat. Garis yang terlihat nantinya akan menjadi acuan untuk menggaris motif selanjutnya.

  • Langkah 15 :

    Layer ke 7, garis adonan warna merah di sisi kanan dengan cara geser sedikit di atas motif merah di lapisan sebelumnya. Garis lagi motif merah di sisi kiri dengan warna merah. Posisi motifnya menimpa motif sebelumnya tapi sedikit geser ke kiri. Garis ke dua arah kanan dan kiri untuk warna merah di tengah, intinya semua motif keluar. Total garis yang Kalian buat ada 4. Kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 7 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 16 :

    Layer ke 8, timpa lagi dengan adonan pembatas warna putih sebanyak 125 g. ratakan, lalu kukus Kembali selama 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 8 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 9, rumusnya masih sama. Garis motif merah di sisi kanan ke arah kanan, Garis motif merah di sisi kiri ke arah kiri, lalu untuk motif merah di tengah geser ke kanan kiri dengan posisi tengah dan biarkan kosong. Kemudian kukus selama 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 9 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 17 :

    Layer ke 10, tuangkan adonan pembatas 125 g dan kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 10 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 11, rumusnya masih sama. Geser semua motif keluar sama seperti di atas. Kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 11 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 18 :

    Layer ke 12, timpa Kembali dengan 125 g adonan pembatas warna putih. Kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 12 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 13, geser lagi dari posisi motif lapisan sebelumnya. Tarik bagian kanan ke arah kanan sampai mentok dan . Tarik bagian kiri ke arah kiri sampai mentok, geser bagian tengah ke arah kanan dan kiri. Warna merah di tengah tambah lagi satu garis, total warna di layer ke 13 ada 5 garis.

  • Langkah 19 :

    Garis merah yang kanan kiri sudah mentok ke loyang, artinya sudah larik terakhir di tingkat bawah. Jadi nanti di layer yang ke 15 dan seterusnya untuk motif yang ke arah kanan geser motifnya ke arah kiri. Begitu juga untuk motif yang arah kiri, untuk selanjutnya geser ke arah kanan. Intinya untuk motif selanjutnya, semuanya geser ke arah dalam. Kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 13 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 20 :

    Layer ke 14, tuangkan 125 g adonan pembatas warna putih. Kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 14 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 15, semua garis motif geser ke arah yang berlawanan atau ke arah dalam. Geser kea rah dalam untuk motif merah yang mentok di sisi kanan, dengan cara garis ke arah kiri. Begitu juga dengan garis yang di tengah, semuanya tarik ke arah dalam. Bagian yang mentok di sisi kiri juga tarik ke arah dalam yaitu ke arah kanan. Bagian tengah biarkan kosong, jadi total garisnya ada 4. Kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 15 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 21 :

    Layer ke 16, timpa dengan 125 g adonan pembatas warna putih. Kukus selama 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 16 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 17, semua motif geser ke dalam. Total motifnya masih sama dengan sebelumnya yaitu ada 4 garis. Kemudian kukus 5 menit, lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 17 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 22 :

    Layer ke 18, Timpa adonan pembatas warna putih sebanyak 125 g. Kemudian kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 18 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 19, rumusnya masih sama seperti sebelumnya, motif merah sebelah kanan geser sedikit ke kiri dan begitu juga sebaliknya. Warna merah di tengah geser ke arah dalam. kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 19 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 23 :

    Layer ke-20, timpa dengan adonan pembatas warna putih sebanyak 125 g, kukus lagi 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 20 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 21, caranya masih sama namun yang warna merah di tengah hanya ada 1 garis karena motif terakhir dari tingkat atas. Total garis merah hanya ada 3. kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 21 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 24 :

    Layer ke 22, tuangkan 125 g adonan pembatas terakhir warna putih. Kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 22 di kertas setelah menuang adonan. Layer ke 23, tuangkan 160 g adonan dasar penutup warna merah. Kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 23 di kertas setelah menuang adonan.

  • Langkah 25 :

    Layer ke 24, timpa adonan dasar penutup warna putih 160 g. Kukus 5 menit. lalu coret gambaran lapis tenun layer ke 24 di kertas setelah menuang adonan. Layer terakhir ke 25, timpa dengan 165 g adonan warna merah. Tutup dan kukus selama 30 menit supaya lapis tenun tidak mudah basi.

  • Langkah 26 :

    Angkat dan diamkan sampai dingin, kira-kira sekitar 5 jam atau kalau ingin lebih cepat diamkan sekitar 1 jam. Keluarkan dari loyang dan potong lapis tenun sesuai selera. alasi pisau dengan plastik atau supaya lebih praktis gunakan pisau plastik khusus untuk memotong kue lapis.

Tips dan Trik :

  • Larutan santan harus menggunakan santan dari kelapa asli, karena apabila menggunakan santan instan hasil Lapis Tenun kurang kesat dan lebih cepat basi.

  • Rumus Motif Lapis Tenun yaitu garis yang kanan nantinya akan geser ke kanan, garis bagian kiri geser ke kiri. Garis bagian tengah geser ke kanan kiri.

  • 1 loyang hasilnya lumayan banyak, 1 lembar bisa menjadi 2 atau 3 bagian kue lapis tenun. Bungkus kue lapis dengan menggunakan plastic OPP one sheet dengan ukuran 9x18 cm supaya tetap lembut.

  • Kurangi takaran adonan 1 sampai dengan 2 g dari berat yang sudah Kalian takar karena walaupun sudah menimbang persisi biasanya beratnya meleset sehingga Ketika adonan sudah tertakar pas ternyata di akhir pembuatan masih selisih 5 atau 10 g. misalnya untuk adonan pembatas tertulis 125 g, thehasanvideo.com menimbang hanya 123 g. begitu juga untuk adonan dasar tertulis 160 g, thehasanvideo.com memasukkan ke dalam loyang 159 g.

Tulis komentar

Your email address will not be published.

x

Register

Lost Password

Jangan disalin. Jika ingin menyalin teks ini, hubungi kontak kami.