Cara Membuat Ketupat Lebaran

Lebaran tinggal menghitung hari. Bagi umat muslim, lebaran merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu untuk berkumpul dengan keluarga dan mengadakan acara yang semakin menyatukan serta berbagi kebahagiaan satu sama lain. Akan tetapi untuk lebaran tahun ini Kita tidak bisa berkumpul dengan keluarga. Jangan bersedih ya, Kita harus menerima situasi saat ini dengan suasana lebaran yang akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Lebaran juga terasa tidak lengkap tanpa adanya makanan ketupat yang menjadi ciri khas lebaran itu sendiri. Ketupat sendiri sesungguhnya memiliki sejarah dan filosofi mendalam yang menjadikannya tradisi dari tahun ke tahun. Dalam filosofi Jawa, ketupat lebaran bukanlah sekedar makanan khas hari raya lebaran. Ketupat atau kupat dalam bahasa Jawa merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.

Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan. Laku papat artinya empat tindakan, diantaranya lebaran, luberan, leburan, laburan. Artinya Lebaran dimaknai dengan Leburan sebagai pengakuan atas kesalahan dan saling memaafkan, kemudian Luberan dengan berbagi pada sesama yang lemah, dan Laburan untuk memulai hal baru yang lebih bersih.

Maka dari itu, untuk mengobati rindu bagi yang tidak bisa mudik. Kita belajar membuat ketupat sendiri yuk. Berikut cara membuat anyaman ketupat untuk makanan lebaran.

  1. Disiapkan daun kelapa yang masih muda atau janur sebanyak yang dibutuhkan. Daun yang masih muda dan segar tidak mudah rusak dan patah ketika direbus bersama beras. Jadi ketupat yang dihasilkan akan lebih enak, empuk, dan tahan lama.

2. Janur digulung sampai tiga kali gulungan pada tangan kiri Kita dengan posisi pangkal janur menghadap ke atas.

3. Diambil janur satu lagi, digulungkan juga pada tangan kanan Kita sebanyak tiga kali. Namun, kali ini posisi pangkal janur menghadap ke bawah.

4. Membuat dua gulungan janur tapi saling bersilangan. Namun, janur harus tetap dalam posisi tergulung.

5. Salah satu ujung janur diambil dan diputar ke belakang susunan janur tadi.

6. Ujung janur yang sudah diputar ke belakang tadi dimasukkan ke janur yang berada pada posisi tengah. Cara memasukkan janur tersebut seperti menganyam.

7. Proses menganyam tadi diteruskan sampai bagian bawah. Lakukan hal yang sama pada ujung janur yang satunya lagi.

8. Pangkal janur yang sudah terletak di samping, langsung bisa dianyam ke atas. Lakukan hal ini pada kedua pangkal janur hingga bertemu di bagian atas ketupat.

9. Sudah membentuk ketupat, lalu dirapatkan dan dirapikan.

Jika masih bingung klik di sini. Terima kasih 🤗

Sumber : Youtube The Hasan Video

Share it!

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x

Register

Lost Password

Jangan disalin. Jika ingin menyalin teks ini, hubungi kontak kami.